Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (RAPBN-P) 2014, anggaran Kemenperin dipotong Rp 700,36 miliar. Menurut MS Hidayat, Menteri Perindustrian, pihaknya akan mengurangi anggaran perjalanan dinas luar negeri sampai 50% dan perjalanan dinas domestik 30%.
Kemudian, pos anggaran lain yang akan dihemat adalah seminar, tunjangan kinerja yang tidak terealisasi, pembangunan gedung, sampai pembelian kendaraan.
"Lalu ada juga sisa dana pelaksanaan lelang atau swakelola yang telah dilaksanakan atau dikontrakkan," kata Hidayat saat Rapat Kerja Kementerian Perindustrian dengan Komisi VI DPR, di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Senin (9/6/2014).
Berikut adalah rencana penghematan anggaran di Kemenperin dalam RAPBN-P 2014:
- Program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya: Rp 61,874, miliar.
- Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur: Rp 2,524 miliar.
- Program revitalisasi dan penumbuhan industri agro: Rp 95,298 miliar.
- Program revitalisasi dan penumbuhan basis industri manufaktur: Rp 65,767 miliar.
- Program penumbuhan industri unggulan berbasis teknologi tinggi: Rp 170,296 miliar.
- Program revitalisasi industri kecil dan menengah: Rp 202,885 miliar.
- Program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur: Rp 3,877 miliar.
- Program pengkajian kebijakan, iklim, dan mutu industri: Rp 68,670 miliar.
- Program pengembangan perwilayahan industri: Rp 23,490 miliar.
- Program kerjasama industri internasional: Rp 5,675 miliar.
Β
(zul/hds)











































