Terowongan Cadas Pangeran Bakal Hubungkan Bandung dengan Bandara Kertajati

Terowongan Cadas Pangeran Bakal Hubungkan Bandung dengan Bandara Kertajati

- detikFinance
Rabu, 11 Jun 2014 11:28 WIB
Terowongan Cadas Pangeran Bakal Hubungkan Bandung dengan Bandara Kertajati
ilustrasi
Jakarta - Keberadaan Tol Cisumdawu akan menjadi urat nadi penunjang rencana keberadaan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Tol ini akan memiliki terowongan bawah tanah sepanjang 500 meter, dan akan terhubung dengan Kota Sumedang hingga jaringan Tol Trans Jawa di sisi utara Jawa Barat.

Kepala Balai Jalan Nasional IV Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Hartadi mengatakan pembangunan Tol Cisumdawu sepanjang 60 km, tak hanya menghubungkan Kota/Kabupetan Bandung dengan Kota Sumedang, namun tol ini akan menyambung ke lokasi rencana Bandara Internasional Kertajati, Majalengka dan Tol Cikampek-Palimanan yang merupakan bagian dari jaringan tol Trans Jawa.

"Nanti akan ada pertemuan antara Tol Cisumdawu dengan Tol Cikampek Palimanan, titik pertemuannya membentuk pertigaan, di situ lokasi Bandara Kertajati," katanya kepada detikFinance, Rabu (11/6/2014)

Saat ini, konstruksi tol Cikampek-Palimanan (Trans Jawa) juga sedang berlangsung, targetnya bisa selesai 1,5 tahun ke depan. Rute Cikampek-Palimanan mencakup Cikopo-Kalijati (29,12 km), Kalijati-Subang (9,56 km), Subang-Cikedung (31,37 km), Cikedung-Kertajati (17,66 km), Kertajati-Sumberjaya (14,51 km), Sumberjaya-Palimanan (14,53 km).

Perkiraannnya, jalur Tol Cikampek-Palimanan dari Cikedung-Kertajati-Sumberjaya akan tersambung dengan tol Cisumdawu, khususnya seksi Ujungjaya-Kertajati (Cisumdawu).

Proyek pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat sedang dikebut pemerintah. Targetnya landasan pacu atau runway dari bandara ini sudah rampung pada 2014, disusul dengan konstruksi bangunan terminal dan lainnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat meminta pembangunan Bandara Kertajati, di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat harus sudah selesai 2018. Bandara ini bakal menggantikan peranan Bandara Internasional Husein Sastranegara di Bandung. Sedangkan untuk tol Cisumdawu dari Bandung-Sumedang (seksi I dan II) ditargetkan selesai 2017.

Keberadaan tol Cisumdawu diharapkan akan mempersingkat waktu tempuh Bandung-Sumedang menjadi lebih singkat hanya 15 menit, dari saat ini hingga 2 jam yang masih mengandalkan jalur jalan nasional Cadas Pangeran. Keberadaan tol ini juga untuk mengantisipasi peningkatan beban lalu lintas di jalan Cadas Pangeran.


(hen/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads