BUMN Rusia Rosneft Jadi Pemilik Baru Anak Perusahaan Yukos

BUMN Rusia Rosneft Jadi Pemilik Baru Anak Perusahaan Yukos

- detikFinance
Kamis, 23 Des 2004 10:52 WIB
Jakarta - BUMN minyak Rusia Rosneft menjadi pemilik baru anak perusahaan Yukos, Yuganskneftegaz dengan membeli 100 persen saham pemilik barunya yakni Baikalfinansgroup yang menjadi pemenang dalam lelang penjualan saham beberapa waktu lalu."Rosneft telah membeli 100 persen saham Baikalfinansgroup," demikian jurubicara Yukos seperti dilansir kantor berita Rusia Interfax, Kamis (23/12/2004).Dalam lelang sebelumnya, Baikalfinansgroup berhasil memenangkan lelang penjualan saham Yuganskneftegaz senilai US$ 9,35 miliar mengalahkan lawannya yakni Gazprom yang sempat diunggulkan. Namun ternyata Gazprom mengundurkan diri pada saat-saat terakhir karena adanya ancaman dari langkah hukum internasional menyusul perintah dari Pengadilan AS untuk menghentikan segala bentuk penjualan aset Yukos.Yukos sendiri sebelumnya merupakan BUMN minyak Rusia yang karena krisis pada tahun 1990-an, oleh IMF dan Bank Dunia disarankan untuk dijual ke swasta dalam rangka swastanisasi. Mikail Khodorkovsky, seorang keturunan Yahudi yang lahir di Rusia dan telah menjadi warga negara Rusia akhirnya menjadi pemilik utama saham Yukos. Namun Khodorkovsky tahun lalu ditahan di penjara dengan tuduhan penggelapan pajak sebesar 27 miliar dollar AS. Namun sempat ada tudingan, penahanan Khodorkovsky bermotif politis karena dia dinilai punya rencana jangka panjang menjadi presiden Rusia.Setelah dimiliki Swasta, para pemegang saham Yukos-Khodorkovsky dan investor lainnya-menjadikan AS sebagai lokasi yurisdiksi. Karena itu, pengadilan AS mengeluarkan keputusan tersebut.Yuganskneftegaz merupakan penyumbang 60 persen produksi minyak Yukos, dimana Yukos merupakan penyumbang 20 persen seluruh produksi Rusia. Kisruh di Yukos sendiri sempat menggegerkan pasar minyak dunia dan sempat membuat harga minyak dunia melambung. Juru bicara Yukos juga menyebutkan, Rosneft memiliki proyek pengembangan termasuk mengubah perusahaan manjadi Perusahaan Energi Nasional yang seimbang melalui pengembangan fasilitas produksi perusahaan. Rosneft merupakan salah satu perusahaan minyak utama Rusia yang merupakan terbesar ketujuh dari perusahaan-perusahaan di Rusia. Rosneft menghasilkan 19,4 miliar barel minyak mentah pada tahun 2003. Lelang saham Yuganskneftegaz sendiri sempat mendapat kritikan tajam dari Washington dan negara-negara Barat karena dinilai sebagai bagian dari rencana besar Kremlin terhadap industri energi nasionalnya. Interfax juga melaporkan, sebuah sumber yang dekat dengan grup ini menyatakan bahwa Yukos telah mengirimkan surat kepada Perdana Menteri Rusia Mikhail Fradkov tentang langkah hukum yang kemungkinan akan diambil terkait langkah penjualan aset utama Yukos ini. Dalam surat tersebut, manajemen Yukos mengajukan rencana pembayaran kembali pajak dari pendapatan, penjualan aset non inti dan saham milik pemegang saham utamanya. Yukos memperingatkan, pihaknya dapat menuntut balik Baikalfinansgroup dan para pemegang saham dapat menuntut balik pemerintah karena telah memperburuk citra Rusia di mata investor. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads