ADVERTISEMENT

Murah Mana Angkut Kontainer Pakai Truk atau Kereta ke Pelabuhan?

- detikFinance
Rabu, 18 Jun 2014 18:23 WIB
Jakarta - Kalangan dunia usaha tak satu suara soal rencana menghidupkan kembali jalur rel kereta pelabuhan untuk angkutan barang/kontainer. Selain ada yang mendukung, ada juga yang menyangsikan biaya logistik dengan kereta barang akan lebih murah daripada truk dari dan menuju pelabuhan.

Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto mengatakan rencana pemerintah ini tidak otomatis membuat para pengusaha logistik memindahkan alat angkutnya dari truk ke kereta api. Rianto menegaskan ongkos angkut truk saat ini masih jauh lebih murah dibandingkan kereta api.

"Selama ini bila dihitung ongkos angkut lebih murah truk dibandingkan kereta," kata Rianto kepada detikFinance, Rabu (18/06/2014).

Ia mencontohkan ongkos sekali angkut kontainer Jakarta-Surabaya dengan rata-rata kapasitas volume 27 meter kubik yang bisa diangkut dengan moda kereta api adalah sebesar Rp 3 juta/kontainer. Sedangkan bila menggunakan truk yang rata-rata bisa mengangkut kontainer dengan kapasitas 45 meter kubik dari Jakarta ke Surabaya adalah sebesar Rp 8 juta/kontainer.

Menurut Rianto bila dilihat ongkos angkut kereta api lebih murah. Tetapi para pengusaha juga diharuskan merogoh kocek untuk mengangkut barang dari stasiun kereta api menuju bongkar muat dan kembali harus mengeluarkan uang untuk mengirim barang ke gudang-gudang.

Menurut hitungan Rianto pengangkutan barang via KA tidak bisa sampai hingga masuk ke dalam pelabuhan dan gudang. Sehingga untuk melakukan 2 kali tracking para pengusaha harus merogoh kocek masing-masing sebesar Rp 1,5 juta untuk sewa truk. Kemudian ada ongkos lain yaitu bongkar muat sebanyak 2 kali masing-masing Rp 200.000 sehingga totalnya keseluruhan Rp 6,4 juta.

Bila angka Rp 6,4 juta dibagi dengan kapasitas angkut kontainer sebesar 27 meter kubik maka akan didapat rata-rata ongkos angkut per meter kubik dengan menggunakan KA mencapai Rp 237.037. Sedangkan kalau dibandingkan ongkos angkut truk langsung Jakarta-Surabaya yang bisa angkut kontainer 45 meter kubik dengan harga Rp 8 juta maka ongkos angkut per meter kubik mencapai Rp 177.777

"Hasilnya Rp 59.000 lebih mahal pakai KA dibandingkan truk," katanya.

Selain itu, risiko rusaknya barang bila diangkut menggunakan KA dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan langsung menggunakan truk. Hal ini disebabkan pengangkutan barang dengan KA harus melewati 3 kali proses tracking. Memang diakui Rianto secara waktu, pengangkutan barang dengan menggunakan KA jauh lebih cepat dibandingkan truk.

"Adanya risiko rusak karena proses tracking tadi. Waktu tempuh beda sedikit, Jakarta-Surabaya naik KA 11 jam. Tetapi dia angkut dari pelabuhan ke pabrik dan tempat akhir ada masing-masing waktu tambahan 4 jam jadi semuanya ada 19 jam. Pakai truk Jakarta-Surabaya langsung ke pabrik 28 jam-30 jam selisih 11 jam lebih. Jadi ini nothing kecuali bedanya hingga 4 hari pengangkutan pakai KA itu berguna," jelasnya.



(wij/hen)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT