Ical: Kenaikan BBM Takkan Pengaruhi Kinerja UMKM

Ical: Kenaikan BBM Takkan Pengaruhi Kinerja UMKM

- detikFinance
Kamis, 23 Des 2004 12:34 WIB
Jakarta - Menko Perekonomian Aburizal Bakrie meyakini kenaikan elpiji dan Pertamax tidak akan mempengaruhi kinerja UMKM karena kedua komoditas itu selama ini hanya digunakan oleh kalangan menengah ke atas."Yang tidak naik kan minyak tanah, yang naik adalah yang dipakai orang kaya. Yang naik elpiji, itu kan disesuaikan dengan mekanisme pasar. Yang memakai kan orang menengah ke atas," kata Aburizal yang biasa dipanggil Ical ini disela-sela acara Bazar dan seminar intermediasi dan pameren produk unggulan UMKM di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (23/12/2004).Sementara Ketua Umum Kadin MS Hidayat mengatakan, kenaikan BBM pada tahun 2005 akan mempengaruhi target pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah 5,5 persen pada tahun 2005. "Ya, pasti. Mereka berasumsi dengan 5,5 persen kalau investasi meningkat. Dengan rasio 20,4 persen dari PDB akan dinaikkan jadi 30 persen. Itu hanya bisa kalau investasinya masuk," ujarnya.Menurutnya, kenaikan BBM sebenarnya tidak akan menjadi masalah jika pemerintah bisa mengikutinya dengan penurunan biaya tinggi sehingga struktur pembiayaan akan lebih baik. "Setiap kenaikan kalau dibarengi pemerintah dengan menurunkan biaya tinggi dan biaya tinggi ini kebanyakan berasal dari birokrasi dari pungutan-pungtutan baik resmi maupun tidak resmi. Kalau itu dilakukan pengurangan, struktur biaya akan lebih rendah," papar Hidayat.Mengenai iklim investasi pada tahun 2005, Hidayat menilai cukup kondusif, dimana Kadin membuat kajian sejak 2 bulan lalu yang telah disampaikan kepada pemerintah. Kajian itu diantaranya perubahan terhadap beberapa peraturan daerah atau perpu dan amandemen dari beberapa UU. "Itu ada beberapa yang harus diubah supaya iklim investasi meningkat dan katanya sekarang sedang dikerjakan oleh Ibu Sri Mulyani Cs. Dan diharapkan selesai sebelum infrastructure summit 17-18 Januari," demikian Hidayat. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads