Wamentan: 90% Lebih Kebutuhan Bawang Putih RI Hasil Impor

Wamentan: 90% Lebih Kebutuhan Bawang Putih RI Hasil Impor

- detikFinance
Kamis, 19 Jun 2014 14:29 WIB
Wamentan: 90% Lebih Kebutuhan Bawang Putih RI Hasil Impor
Jakarta - Indonesia penah mengalami swasembada bawang putih. Namun saat ini, justru 90% lebih kebutuhan bawang putih nasional didapat dari impor, khususnya dari Tiongkok.

"Impor bawang putih mungkin saat ini sudah di atas 90% ya," ucap Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/6/2014).

Rusman mengatakan, dulu Indonesia memang pernah merasakan swasembada bawang putih. Namun dengan meningkatnya kebutuhan konsumsi bawang putih dan gaya hidup masyarakat Indonesia serta jumlah penduduk, maka konsumsi bawang putih terus meningkat. Sementara produksinya makin tidak mencukupi.

"Dulu ada swasembada, tapi kan dulu konsumsinya kecil penduduk masih sedikit dan gaya hidup makan bawang putih tidak seperti saat ini tinggi sekali," ucapnya.

Rusman mengungkapkan, cukup sulit untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional. Pasalnya iklim dan tanah di Indonesia tidak terlalu cocok untuk bawang putih.

"Kami hanya menjaga jangan sampai produksi bawang putih hilang dari bumi Indonesia, karena untuk meningkatkan produksi cukup sulit, karena iklimnya tidak cocok tanahnya juga harus berada di daratan tinggi, sedangkan daratan tinggi kita lebih banyak untuk kentang dan sapi, kedua kita juga butuh banyak kan," tutupnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads