Dalam dialog Kadin malam ini, Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Tengah, Iwan Dermawan Hanafi menanyakan komitmen Capres Cawapres Prabowo-Hatta terhadap pembiayaan infrastruktur.
"Kadin menyarankan ada bank khusus infrastruktur. Juga ada lembaga yang khusus mengkoordinasikan dalam pembangunan infrastruktur dan bertanggung jawab langsung pada presiden," kata Iwan dalam acara dialog Kadin yang diselenggarakan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014)
Menanggapi usulan itu, Prabowo sangat mendukung dengan usulan tersebut. "Kami setuju dengan bank infrastruktur, kami setuju ada lembaga koordinator infrastruktur yang bertanggung jawab kepada presiden," katanya.
Di tempat yang sama Cawapres Hatta Rajasa menambahkan setiap pembangunan infrastruktur, seorang investor perlu kelayakan investasi atau Internal Rate of Return (IRR) untuk membangun infrastruktur. Sehingga dalam setiap ada proyek infrastruktur harus memiliki studi yang kuat sebelum ditawarkan ke investor termasuk dengan skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) atau Public Private Partnership (PPP).
"Jangan sampai proyek pembangunan dengan PPP itu ketika dibongkar nggak jalan, ketika sudah dilempar sudah harus kreditable dan risikonya sudah bisa diprediksi," kata Hatta.
(hen/dnl)











































