Perusahaan Malaysia Rambah Bisnis Waralaba Yogurt di Indonesia

Perusahaan Malaysia Rambah Bisnis Waralaba Yogurt di Indonesia

- detikFinance
Minggu, 22 Jun 2014 18:00 WIB
Perusahaan Malaysia Rambah Bisnis Waralaba Yogurt di Indonesia
Jakarta - Tawaran bisnis kuliner berkonsep waralaba dari negeri jiran Malaysia mulai banyak masuk ke Indonesia. Contohnya Snogurt, mereka menawarkan kerjasama bisnis minuman yogurt.

Marketing Snogurt asal Malaysia bernama Meta mengatakan, setelah sukses menyebar bisnis franchise yogurt di Malaysia, kini Snogurt mulai dipasarkan di Indonesia.

Dengan modal awal Rp 842 juta, seseorang sudah bisa menjual yogurt buatan Malaysia. Yogurt ini dijual dengan kemasan berbeda yaitu menggunakan truk keliling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Investasi awal Rp 842 juta termasuk truck, body (desain), equipment, yogurt machines, franchise fee, dapat 7 kg yogurt per 1 mesin, kita ada 2 mesin. Royalti Rp 4,8 juta per bulan, promo training dari kita, karyawan 3 sopir dan SPG 2. Kerjasama 5 tahun," kata Meta saat ditemui di Acara Pameran Waralaba 2014, di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (22/6/2014).

Meta menjelaskan, yogurt asli Malaysia ini punya 19 rasa berbeda. Ada cokelat, stroberi, leci, melon, nanas, kiwi, mangga, apel, choco mint, pisang, dan lain-lain.

Harganya dibanderol mulai dari Rp 17.000 per cup ukuran 3,5 ons, Rp 36.000 ukuran 8 ons, dan Rp 55.000 ukuran 16 ons.

Ada yang beda dari yogurt ini, biasanya dalam kemasan cair, Snogurt ini dikemas dalam bentuk es krim.

"Jadi ini bukan cair tapi kayak es krim. Bahan baku susu, krim, perasa, resepnya dari Italia. Yang membedakan kemasannya terus bentuknya es krim bukan cair," ujar dia.

Meta menyebutkan, dalam sebulan bisnis yogurt ini bisa meraih omzet rata-rata Rp 30 juta. "Omzet per bulan Rp 30 juta. Bisa balik modal kira-kira 28 bulan," katanya.

Saat ini, Meta menyebutkan, sudah ada 35 mitra di Malaysia yang telah bekerjasama. Pihaknya juga tengah menyasar Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya.

"Di Malayisa sudah ada 35 mitra. Di sana sudah booming, makanya mau dikenalkan ke Indonesia," cetusnya.

(drk/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads