"Kualitas hubungan industrial dalam 2 tahun belakangan memanas," kata Direktur ILO Indonesia Peter Van Rooij di Menara Thamrin, Jakarta, Selasa (24/6/2014) malam.
Menurut Van Rooij, penetapan upah menjadi isu perburuhan yang paling sensitif. Isu ini dapat mempengaruhi minat investasi di Indonesia.
"Isu upah minimum ini sangat penting. Investasi sangat tergantung dengan hubungan yang baik antara manajemen dan tenaga kerja," kata Van Rooij.
Oleh karena itu, tambah Van Rooij, solusi untuk masalah ini adalah meningkatkan kapasitas tenaga kerja. Ketika kapasitas sudah meningkat, maka investor akan memandang kenaikan upah bukan sebagai beban perusahaan melainkan investasi yang sepadan.
"Pekerja juga harus meningkatkan kapasitas. Jika produktivitas meningkat, dengan sendirinya upah bisa meningkat," tutur dia.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi juga menyoroti masalah kualitas tenaga kerja. Menurutnya, salah satu masalah di Indonesia adalah masih banyaknya tenaga kerja yang minim keterampilan. "Kita masih punya masalah banyak sumber daya manusia yang unskilled (tidak memiliki keterampilan)," katanya.
(hds/hds)











































