Badan PBB Ini Soroti Isu Perburuhan di RI

Badan PBB Ini Soroti Isu Perburuhan di RI

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2014 10:29 WIB
Badan PBB Ini Soroti Isu Perburuhan di RI
Jakarta - Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menaungi masalah ketenagakerjaan, International Labor Organization (ILO), menyoroti masalah perburuhan di Indonesia. Dalam rekomendasinya, ILO menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia harus lebih memperhatikan isu ini demi menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

"Kualitas hubungan industrial dalam 2 tahun belakangan memanas," kata Direktur ILO Indonesia Peter Van Rooij di Menara Thamrin, Jakarta, Selasa (24/6/2014) malam.

Menurut Van Rooij, penetapan upah menjadi isu perburuhan yang paling sensitif. Isu ini dapat mempengaruhi minat investasi di Indonesia.

"Isu upah minimum ini sangat penting. Investasi sangat tergantung dengan hubungan yang baik antara manajemen dan tenaga kerja," kata Van Rooij.

Oleh karena itu, tambah Van Rooij, solusi untuk masalah ini adalah meningkatkan kapasitas tenaga kerja. Ketika kapasitas sudah meningkat, maka investor akan memandang kenaikan upah bukan sebagai beban perusahaan melainkan investasi yang sepadan.

"Pekerja juga harus meningkatkan kapasitas. Jika produktivitas meningkat, dengan sendirinya upah bisa meningkat," tutur dia.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi juga menyoroti masalah kualitas tenaga kerja. Menurutnya, salah satu masalah di Indonesia adalah masih banyaknya tenaga kerja yang minim keterampilan. "Kita masih punya masalah banyak sumber daya manusia yang unskilled (tidak memiliki keterampilan)," katanya.

(hds/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads