Menko Perekonomian: 60% Dana Investasi dari Luar Negeri

Menko Perekonomian: 60% Dana Investasi dari Luar Negeri

- detikFinance
Jumat, 24 Des 2004 14:32 WIB
Jakarta - Menko Perekonomian Aburizal Bakrie mengungkapkan kebutuhan dukungan investasi baru yang diperkirakan sebesar Rp 750 triliun guna menopang pertumbuhan ekonomi 5,5 persen tahun depan sekitar 60 persennya akan datang dari investasi asing (luar negeri)."20 persen dari APBN, 20 persen dari dalam negeri diantaranya dari perbankan, reksadana, investor. Sedangkan 60 persen dari luar negeri," kata Menko Perekonomian Aburizal Bakrie usai sholat Jumat di masjid Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (24/12/2004).Menyinggung agenda infrastructur summit yang akan digelar 17-18 Januari 2005, menurut Aburizal belum tentu pada saat itu juga akan mendapatkan dananya. "Sekarang ditawarkan proyek-proyek secara rinci seperti tol darimana-kemana, pelabuhan serta listrik. Yang jelas perbankan nasional sanggup membiayai Rp 200 triliun selama lima tahun," ungkapnya.Seperti diketahui, usai menghadiri seminar mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) MS Hidayat mengemukakan, Indonesia memerlukan dukungan investasi baru sekitar Rp 750 triliun untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2005 yang ditetapkan pemerintah 5,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah perlu memanfaatkan Forum Infrastructur Summit sebagai kesempatan pertama menarik investor baru dari dalam negeri maupun luar negeri.Ditegaskan, rasio investasi terhadap PDB saat ini, yakni 20,4 persen, tidak akan mampu menopang pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5,5 persen. Oleh karena itu, Indonesia memerlukan lebih banyak lagi investasi untuk bisa meningkatkan nilai rasio investasi terhadap PDB itu. (san/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads