CT Minta Waktu Bongkar Muat Kontainer di Priok Dipangkas 36% Jadi 4 Hari

CT Minta Waktu Bongkar Muat Kontainer di Priok Dipangkas 36% Jadi 4 Hari

- detikFinance
Kamis, 26 Jun 2014 17:40 WIB
CT Minta Waktu Bongkar Muat Kontainer di Priok Dipangkas 36% Jadi 4 Hari
Jakarta - Menteri Koordinasi bidang Perekonomian Chairul Tanjung memerintahkan agar otoritas pelabuhan memangkas waktu tunggu bongkar muat (Dwelling Time) di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi hanya 4 hari.

CT mengatakan dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok sudah menurun dari 7-9 hari pada tahun lalu menjadi hanya 6,25 hari, artinya jika dipangkas 4 hari maka ada penurunan hingga 36%.

"Dwelling time saat ini 6,2 hari, kita targetkan untuk bisa akhir tahun ini jadi 4 hari. Ini yang kita bicarakan," tegas menteri yang disapa CT itu usai melakukan rapat koordinasi di Kantor Pusat Pelindo II, Jalan Pasoso, Jakarta Utara, Kamis (26/06/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi permintaan CT, Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Agung Kuswandono mengungkapkan pihak DJBC akan melakukan kerja keras agar dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok bisa diturunkan menjadi 4 hari. Ada beberapa langkah yang akan dilakukan pihak DJBC terutama mempercepat proses pengeluaran barang.

"Dwelling time itu terbagi dari 3 hal, pertama itu free clearance jadi penyiapan dokumen itu banyak dipengaruhi oleh si pemiliki barang, kedua customs clearance di kami sudah bisa direduksi menjadi 0,8 hari di Bea Cukai, post clearance termasuk yang tadi long stay juga berpengaruh sisanya itu. Sekarang kita berusaha untuk membantu yang free clearance baik cepat dengan cara free memodifikasi dengan cara menyediakan dokumentasi duluan begitu barang datang jadi kita siap kita proses," tuturnya.

Menurut Agung, cara tersebut sudah menjadi standar yang digunakan lembaga Bea Cukai di negara lain. Sehingga dengan optimalisasi cara tersebut, ia optimistis permintaan CT menurunkan dwelling time bisa dipenuhi.

"Cara ini sudah dilakukan di luar negeri, memang barang kali akan terjadi kegrogian, karena biasanya orang ngasih dokumen tapi sekarang lewat IT, kuncinya IT. Kalau ditanya optimistis, Bea Cukai itu selalu optimistis. Kita tunggu batasnya itu sampai akhir tahun, bisa 4 hari atau tidak," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi juga mengungkapkan dwelling time di Pelabuhan Priok maksimal bisa diturunkan menjadi 4 hari. Menurut Lutfi salah satu yang harus dibenahi agar dwelling time bisa dipersingkat adalah perbaikan sistem pelabuhan.

"Dwelling time, kita itu setuju sekarang itu sudah membaik. Sekarang 6 hari rata-rata. Tetapi standar deviasinya berbeda-beda ada yang 4 jam dan ada berhari-hari ini yang kita perbaiki. Kita ini mesti jadi world class. Kalau sekarang 6 hari potong separuh lah. Ini total. Standarnya tanya Pak Lino (Dirut IPC/Pelindo II)," jelasnya.

(wij/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads