Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta mengatakan, konsumen akan mulai memadati pusat perbelanjaan, pasar, hingga toko-toko mulai 2 minggu atau H-14 lebaran.
"Melonjaknya itu 2 minggu sebelum lebaran. Pas pembagian THR (Tunjangan Hari Raya)," kata Tutum kepada detikfinance, Minggu (29/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ada juga yang beli dari sekarang. Banyaknya yang nunggu THR," tambah Tutum.
Namun dia mengatakan, bukan berarti banyaknya permintaan barang menjadi kesempatan bagi penjual untuk menaikkan harga. Jika ada kenaikan harga, lanjutnya, itu semata karena faktor bahan baku atau nilai tukar yang melemah. Bukan karena ada momen puasa dan lebaran.
Bahkan menurutnya, untuk menggaet banyaknya konsumen, para pengusaha pusat belanja atau ritel biasanya mengadakan promo.
"Ada promo-promo kecil yang sifatnya menarik. Seperti potongan harga dan lain-lain," katanya.
(zul/hds)










































