Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla menegaskan revolusi mental yang diusungnya bersama calon presiden Joko Widodo adalah hal yang penting untuk pembangunan. Menurutnya, revolusi mental bukanlah perubahan secara menyeluruh dan sulit dikendalikan, melainkan perubahan cepat dan tepat.
"Revolusi itu jangan disalahartikan. Itu adalah perubahan cepat. Kalau itu tidak cepat, bagaimana kita bisa atasi itu?" kata JK dalam debat Cawapres 2014, di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (29/6/2014).
JK mengatakan hal tersebut sebagai jawaban dari pertanyaan Hatta Rajasa yang bertanya mengenai reformasi dan revolusi mental.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JK, selama 60 tahun Indonesia merdeka, tujuan revolusi mental tersebut belum tercapai. "Kita sudah 60 tahun merdeka, sistem kita belum sempurna untuk mencapai tujuan itu," tegasnya.
(zul/hds)