Ini Jurus Jokowi-JK Setop Impor Daging Hingga Beras

Ini Jurus Jokowi-JK Setop Impor Daging Hingga Beras

- detikFinance
Jumat, 04 Jul 2014 09:50 WIB
Ini Jurus Jokowi-JK Setop Impor Daging Hingga Beras
Jakarta - Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla menyiapkan beberapa strategi untuk menciptakan kedaulatan pangan, termasuk menekan laju impor pangan. Jika mereka memimpin Indonesia, beberapa solusi sudah disiapkan.

Seperti dikutip dari bahan infografis program kerja nyata Jokowi-JK 'Membangun Kedaulatan Pangan' Jumat (4/7/2014), untuk menekan impor beras mereka berjanji akan melakukan peningkatan kapasitas produksi gabah kering giling (GKG) dari 5 ton GKG per hektar menjadi 5,6 ton GKG per hektar. Hal ini untuk mengatasi peningkatan impor beras 2010-2013 yang hingga 482,6%.

Di sektor pangan jagung, Jokowi-JK ingin mengatasi impor yang sangat besar yaitu mencapai 3,2 juta ton pada 2013. Jokowi-JK menawarkan solusi intensifikasi pertanian jagung dari 4,8 ton per hektar menjadi 5,6 ton per hektar. Selain itu, pengembangan bank benih milik rakyat tani untuk daulat benih, dan pengembangan pupuk organik untuk daulat pupuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menghentikan impor daging sapi, Jokowi-JK menyiapkan sebuah konsep agro ekologi, membangun 'tol laut' untuk distribusi hasil produksi sapi kawasan timur ke kawasan barat Indonesia. Mereka juga menyiapkan program peningkatan kapasitas peternakan rakyat.

Faktanya kini terjadi peningkatan impor daging sapi hingga 350% selama 2010-2013. Bahkan defisit daging sapi 2014 mencapai 40.000 ton.

(hen/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads