Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Jul 2014 20:00 WIB

7 Pengembang Siap Garap Mega Proyek Reklamasi 32 Km Pantai Jakarta

- detikFinance
Jakarta - Sejumlah pengembang properti berkomitmen menggarap pembangunan mega proyek reklamasi dan pengembangan lahan baru di Pantai Utara Jakarta. Para pengembang akan membangun 17 pulau buatan yang saling terhubung dengan daratan.

Kepala Sub Direktorat Perkotaan Dirjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum Eko Budi Kurniawan menjelaskan, proyek ini dimaksudkan untuk menambah luas daratan di wilayah pantai utara Jakarta.

"Kita arahkan untuk pengembangan ke kawasan pantai utara Jakarta dengan jarak 32 km bibir pantai," katanya dalam diskusi Panel bertema Pengembangan Lahan Untuk Pembangunan Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (7/7/2014)

Rencananya proyek reklamasi pantai ini akan menghasilkan 17 pulau buatan yang berlokasi dekat bibir pantai utara Jakarta yang diberikan nama berdasarkan alfabet dari A sampai Q.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Penataan Ruang Biro Tata Ruang dan Lungkungan Hidup Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta Benny Agus Candra menuturkan, program ini telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.

Benny memaparkan, saat ini pihaknya telah memperoleh komitmen dari sejumlah pihak pengembang untuk menggarap 17 pulau yang masuk dalam proyek reklamasi tersebut.

Para pengembang tersebut adalah:



  • PT Pelindo menggarap 1 pulau
  • PT Manggala Krida Yuda 1 pulau
  • PT Pembangunan Jaya Ancol 4 pulau
  • PT Jakarta Propertindo 2 pulau
  • PT Muara Aisesa Samudra 1 pulau
  • PT Saladri Ekapaksi 1 pulau
  • PT Kapuk Naga Indah 5 pulau
  • Belum ada investor 2 pulau

"Yang Kapuk Naga Indah, yang sudah fix 3 pulau. Yang 2 lagi masih perdebatan apakah masuk Jakarta atau Tangerang jadi belum bisa dipastikan," kata Benny.

Bila proyek ini telah rampung secara keseluruhan akan dimungkinkan untuk pengembangan kawasan baru terintgrasi dengan berbagai fasilitas.

"Nanti bisa dibangunkan properti, dibuatkan jalan, dan fasilitas lain seperti ruang terbuka hijau dan pantai publik. Kita di Jakarta saat ini kekurangan pantai publik," katanya.

(hen/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed