Menko Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan, yang harus dilakukan pemerintah adalah mempersiapkan industri dalam negeri, agar berdaya saing kuat.
Pria yang akrab disapa CT ini mengatakan, bea masuk atau pajak impor memang bisa jadi senjata menahan laju masuknya barang impor. Namun kebijakan ini tidak bisa dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor dalam negeri harus siap berkompetisi," imbuhnya.
Jadi, siap tidak siap, industri dalam negeri harus menjalani komitmen regional ini.
"Itu (MEA) sudah ditandatangani, 1 Januari kita akan masuk. Jadi itu adalah keniscayaan. Jadi 1,5 tahun lagi kita harus siap menggarap semua sektor, tanpa terkecuali," ujar CT.
(dnl/hen)











































