RI Hadapi Pasar Bebas ASEAN 2015, Ini Strategi CT

RI Hadapi Pasar Bebas ASEAN 2015, Ini Strategi CT

- detikFinance
Senin, 07 Jul 2014 21:28 WIB
RI Hadapi Pasar Bebas ASEAN 2015, Ini Strategi CT
Jakarta - Mulai tahun depan, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar bebas ASEAN mulai berlaku. Industri di dalam negeri harus memiliki daya saing yang kuat, agar Indonesia tidak makin diserbu barang-barang asing.

Menko Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan, yang harus dilakukan pemerintah adalah mempersiapkan industri dalam negeri, agar berdaya saing kuat.

Pria yang akrab disapa CT ini mengatakan, bea masuk atau pajak impor memang bisa jadi senjata menahan laju masuknya barang impor. Namun kebijakan ini tidak bisa dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lebih condong memperkuat industri dalam negerinya agar mampu bersaing, tak hanya dari kompetitor di dalam negeri. tapi di luar negeri. Kalau kita batasi (lewat bea masuk), marah juga orang," ujar CT di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (7/7/2014).

"Investor dalam negeri harus siap berkompetisi," imbuhnya.

Jadi, siap tidak siap, industri dalam negeri harus menjalani komitmen regional ini.

"Itu (MEA) sudah ditandatangani, 1 Januari kita akan masuk. Jadi itu adalah keniscayaan. Jadi 1,5 tahun lagi kita harus siap menggarap semua sektor, tanpa terkecuali," ujar CT.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads