Hal ini disampaikan menteri yang biasa disapa CT ini pada acara Buka Puasa Bersama di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (8/7/2014).
"Kita mengapresiasi. Indeks Kepercayaan Konsumen, bisnis, masyarakat terhadap pemerintah bulan Juni naik signifikan, itu terjadi karena harga-harga stabil, kalau nggak stabil kepercayaan konsumen turun, kebijakan pemerintah juga dianggap tepat dan komunikasi ke publik baik juga," kata CT dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan Presiden SBY secara langsung memberikan mandat agar dirinya bisa menjaga harga pangan.
"Salah satu tugas saya yang khusus ditugasi presiden dan ibu kandung, waktu saya pamit mau jadi menteri cuma satu yaitu jaga harga di pasar, jadi satu-satunya pesan yang sama dengan ibu saya, ya itu salah satunya," ujarnya.
CT mengaku hampir setiap hari selalu berkomunikasi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Pasalnya, harga pangan merupakan hal sensitif yang perlu dijaga dengan baik.
"Mendag hampir setiap hari dapat telepon dari saya, kenapa harga begini, kenapa begitu, bahwa kepentingan produsen, petani, nelayan harus bisa kita jaga. Kalau harga naik kita pusing, turun juga pusing seperti cabai kita punya masalah besar, ayam juga, naik masalah turun masalah, inilah negeri kita," katanya.
Ia menambahkan inflasi akibat tingginya harga pangan di bulan Juni cukup terkendali bahkan terendah selama periode 4-5 tahun terakhir.
"Inflasi Juni kita 0,43% itu adalah inflasi terendah dalam kurum waktu 4-5 tahun, biasanya Juni naik, tapi Juni ini normal," katanya.
Hadir dalam acara ini Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, perwakilan BPOM, berbagai asosiasi seperti asosiasi pedagang daging Indonesia, ayam, dan telur, Kadin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu yang juga mantan mendag, Aprindo, GAPMMI, dan lain-lain.
(drk/hen)










































