Menurut Chatib Basri, Menteri Keuangan, pekerjaan rumah Prabowo dan Jokowi sebenarnya sama yaitu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. "Siapa pun yang menjadi presiden itu harus menciptakan lapangan kerja. Tanpa itu, kemiskinan nggak bisa diturunkan. Kalau mau menciptakan lapangan kerja, Anda butuh pertumbuhan ekonomi yang tinggi," paparnya usai pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pegangsaan, Menteng, Jakarta (9/7/2014).
Tahun ini, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,5% karena ada proses stabilisasi ekonomi. Namun, Chatib memperkirakan pemerintahan mendatang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi ke level 6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tambah Chatib, langkah berikutnya adalah penyederhanaan birokrasi. Lalu sumber daya manusia juga menjadi sektor yang harus memperoleh perhatian.
"Selain infrastruktur, supaya bisa ada growth, harus address isu mengenai perbaikan birokrasi dan perbaikan human capital. Tiga itu," tuturnya.
Chatib menilai, dua pasangan calon pemimpin sudah memperlihatkan perhatian kepada 3 isu tersebut dalam visi-misi maupun beberapa kali sesi debat kandidat. Namun, nantinya semua yang sudah dijanjikan harus ditagih.
"Sekarang euforia politik boleh ada, mau bikin apa silahkan. Nanti setelah masuk ke pemerintahan, lihat realisasinya seperti apa," kata Chatib.
(mkl/hds)











































