Masinis dari kalangan wanita belum bisa ditemui. Kondisi ini berbeda saat melihat para srikandi-srikandi yang menjadi sopir bus Trans Jakarta. Melihat hal ini, KAI mulai tahun ini akan merekrut masinis wanita.
"Tahun ini mulai rekrut masinis perempuan," kata Direktur Utama KAI Igasius Jonan saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (10/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kereta jarak jauh nggak pas," jelasnya.
KAI tidak menargetkan jumlah masinis wanita yang akan direkrut. Karena perseroan tetap membutuhkan karyawan profesional yang lulus seleksi.
"Kita coba yang minat dan penuhi kriteria," sebutnya.
Jonan mengaku, KAI membutuhkan tambahan masinis kereta dalam jumlah besar, karena perseroan terus menambah jumlah armada KRL dan lokomotif serta mengganti masinis yang pensiun.
(feb/dnl)