Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan telah menyiapkan dana Rp 1,6 triliun untuk land capping. Ini sesuai dengan permintaan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) sebelumnya.
"Angkanya yang disampaikan sama KemenPU itu Rp 1,6 triliun. Kalau KemenPU butuh, tinggal langsung ambil," ujar Chatib Basri kepada detikFinance, Senin (14/7/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pencairan itu masuk dalam APBN P." sebutnya.
Dengan demikian, lahan sudah bisa dibebaskan dalam waktu dekat. Kemudian groundbreaking dapat terealisasi sesuai target.
"Prosesnya kan land caping-nya dulu diperpanjang, lahan dibebaskan, terus proyeknya dijalankan," kata Chatib.
Seperti diketahui, Jalan Akses Tanjung Priok direncanakan sebagai bagian dari jaringan tol Jabodetabek yang terkoneksi dengan JORR (Jakarta Outer Ring Road), Tol Pelabuhan (Harbour Toll Road) serta Tol Dalam Kota (Jakarta Intra Urban Tollway). TgPA juga akan terkoneksi di seksi E-1 dengan Jalan Tol Cibitung- Cilincing di yang merupakan bagian dari JORR II.
Jalan Akses Tanjung Priok mencakup beberapa seksi:
- Seksi E-1 Ruas Rorotan – Cilincing sepanjang 3,4 km
- Seksi E-2 Ruas Cilincing – Jampea sepanjang 2,74 km
- Seksi E-2A Ruas Cilincing – Simpang Jampea sepanjang 1,92 km
- Seksi W1 Ruas Martadinata sepanjang 2,36 km
- Seksi W2 Ruas Ancol (Junction Tol Pelabuhan) – Martadinata sepanjang 2,91 km
- Seksi NS Ruas Kebon Bawang – Pelabuhan sepanjang 2,24 km










































