Harga Cabai Anjlok, Gubernur Jambi: Sangat Menyentuh Hati Saya

Harga Cabai Anjlok, Gubernur Jambi: Sangat Menyentuh Hati Saya

- detikFinance
Rabu, 16 Jul 2014 12:22 WIB
Harga Cabai Anjlok, Gubernur Jambi: Sangat Menyentuh Hati Saya
Jambi - Sama halnya dengan di pulau Jawa, harga komoditas cabai di Kota Jambi mengalami penurunan yang cukup tajam. Harga cabai keriting merah di tingkat pasar tradisional hanya Rp 10.000/kg, atau lebih rendah dari rata-rata harga normal yang bisa mencapai Rp 22.000-25.000/kg.

Anjloknya harga cabai di kota Jambi membuat Gubernur Jambi Hasan Basri kecewa. "Sangat menyentuh hati saya, karena harga cabai turun dan kasihan petani," kata Basri saat ditemui di Lapangan Buluran, kota Jambi, Rabu (16/07/2014).

Padahal menurut Basri, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada komoditas cabai yang menjadi penyebab inflasi tertinggi pada 2011. Saat itu pemerintah provinsi Jambi mengambil langkah dengan membangun kawasan khusus tanam cabai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalah cabai sudah terjadi sejak 2011, di mana inflasi Jambi sebesar 10%. Sebagian besar disebabkan masalah cabai. Setelah itu kita bentuk kawasan pangan seperti di Muara Jambi, kita tanam cabai di sana. Cabai naik menjadi inflasi, tapi cabai turun petani kasihan. Itu menjadi pikiran kita," paparnya.

Menanggapi pernyataan Basri, Menteri Perdagangan M Lutfi mengatakan harus ada terobosan yang perlu dilakukan secepatnya untuk menangani masalah cabai. Salah satunya adalah pengembangan industri pengeringan dan pengolahan cabai di dalam negeri.

"Cabai itu memilukan hati saat harganya turun, dan pedas saat harga tinggi. Kita harus punya terobosan baru. Cabai itu seperti dikeringkan agar mempunyai posisi tawar yang baik. Kami akan lapor masalah ini ke dalam sidang kabinet," jelas Lutfi.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads