Menteri Pertanian Suswono mengatakan, orang yang tega menjual daging celeng untuk dioplos atau dicampur daging sapi yang harganya mahal, adalah tindakan yang berdosa.
"Masyarakat yang memiliki langganan pedagang daging sapi tidak perlu khawatir, karena para pedagang ini kan juga muslim. Tindakan yang bodoh sekali dia mencampur dagangannya dengan daging celeng hanya karena keuntungan semata. Karena tanggung jawab ke Allah SWT jauh lebih berat, dosa yang dipikulnya karena masyarakat muslim 'dipaksa' makan daging babi yang jelas-jelas haram," tutur Suswono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan itu Suswono mengatakan, dirinya mendapat banyak keluhan dari sejumlah pedagang sapi karena maraknya peredaran daging celeng yang ilegal ini. Maraknya peredaran daging celeng membuat omzet pedagang daging sapi turun.
"Apalagi bagi pedagang daging sapi banyak mendapatkan pertanyaan dari pelanggannya, ini daging murni kan, tidak dicampur celeng? Ditanya seperti itu tentu menyakitkan bagi pedagang," papar Suswono.
(dnl/ang)











































