Penyelundup Bisa Untung 10 Kali Lipat Jual Daging Celeng Ilegal

Penyelundup Bisa Untung 10 Kali Lipat Jual Daging Celeng Ilegal

- detikFinance
Rabu, 16 Jul 2014 15:02 WIB
Penyelundup Bisa Untung 10 Kali Lipat Jual Daging Celeng Ilegal
Cilegon - Bisnis ilegal penjualan daging celeng (babi hutan) menggiurkan bagi pelakunya karena keuntungannya bisa lebih dari 10 kali lipat. Harga daging celeng di asalnya di kawasan-kawasan hutan/perkebunan di Sumatera hanya Rp 5.000/Kg.

Harga daging celeng jika sudah diangkut ke Pulau Jawa dari Sumatera bisa mencapai Rp 10.000/Kg. Keuntungan yang lebih tinggi ketika daging sudah lolos dari karantina dan diedarkan di pasar utama di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya yaitu mencapai Rp 60.000-Rp 70.000.

"Tingkat margin (keuntungan) pemasaran daging babi hutan itu tinggi, hal ini yang sedang kami pelajari mengenai pola pemasarannya mulai dari pemasok hingga pembeli," kata Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini di acara pemusnahan daging celeng di Cilegon, Rabu (16/7/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Banun banyaknya daging celeng ilegal yang beredar di Jawa terutama di Jakarta dan sekitarnya berbarengan dengan tingginya harga daging sapi di pasar. Di sisi lain, permintaannya pun ada, terutama oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

"Kalau di Bali mungkin peredaran ini tidak menjadi masalah, karena latar belakang masyarakatnya yang biasa mengkonsumsi daging ini, tapi kalau di Jawa lain cerita" imbuhnya.

Hari ini badan karantina telah memusnahkan 7,4 ton daging celeng ilegal di Cilegon.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads