"Sekarang yang paling siap untuk berbicara adalah konsorsium China. Tapi kami dapat penawaran dari konsorsium Korea Selatan, konsorsium Amerika pun sudah ada yang nanya. Kemarin juga Timur Tengah seperti Qatar sudah mulai ngobrol-ngobrol," kata Tomy kepada detikFinance di Hotel Borobudur Jakarta seperti dikutip Kamis (17/7/2014).
Tomy selalu membuka pintu untuk menggandeng investor lokal dan asing sepanjang saling menguntungkan. Proses kerjasama dilakukan secara business to business (B2B).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini melalui kelompok usaha TW berencana membangun atau terlibat di dalam beberapa proyek seperti Jembatan Selat Sunda, Giant Sea Wall, hingga gedung pencakar langit The Signature Tower. TW sendiri akan memilih proyek-proyek mana yang akan dikerjasamakan.
"Saya kira asing membidik seluruhnya. Cuma kita lagi berpikir yang mau dibuka sampai mana untuk mereka," jelasnya.
(feb/ang)











































