Harga Parcel Lebaran, dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah

Harga Parcel Lebaran, dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah

- detikFinance
Minggu, 20 Jul 2014 13:46 WIB
Harga Parcel Lebaran, dari Ratusan Ribu Hingga Jutaan Rupiah
Jakarta - Memberi hadiah kepada seseorang bisa dalam bentuk apa saja termasuk parcel. Jelang Lebaran, masyarakat biasanya berburu parcel untuk menghadiahi teman, saudara, keluarga bahkan rekan dan lainnya.

Mulai dari parcel berisi makanan, piring, gelas, hingga toples berbahan dasar kristal. Harganya pun bervariasi mulai dari paling murah hingga paling mahal.

Seperti yang ditawarkan Ibu John, wanita berusia 47 tahun ini menjual berbagai aneka parcel, dan harganya pun bervariasi mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 7 juta per parcel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paling murah Rp 150 ribu sampai Rp 7 juta. Dari makanan sampai keramik, kristal. Kalau makanan paling mahal Rp 2 juta," katanya saat disambangi detikFinance di Toko John Parcel di Jl. Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2014).

Wanita yang sudah berjualan parcel dari tahun 1999 ini mengaku, banyak permintaan parcel datang dari karyawan kantor. Tak hanya itu, pelajar dan mahasiswa pun tak ketinggalan membeli parcelnya.

"Pelajar, mahasiswa biasanya nyari yang makanan dan harganya yang paling murah. Kalau orang kantoran lebih yang agak mahalan ya. Dari tahun ke tahun pasti ada peningkatan, apalagi menjelang lebaran," katanya.

Di tempat berbeda, detikFinance menyambangi Toko Oscar Parcel. Toko yang terletak di Jl. Letjen Suprapto No.554, Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini juga menjajakan berbagai aneka parcel. Harganya pun berbeda-beda mulai dari yang paling murah Rp 250 ribu hingga paling mahal Rp 5 juta per satuannya.

Pemilik Oscar Parcel bernama Ibu Oscar mengatakan, berbagai jenis parcel ia tawarkan di sini. Mulai dari parcel makanan berisi sirup, biskuit, nastar, minuman kaleng, wafer, dan cokelat. Ada juga parcel peralatan rumah tangga seperti satu set peralatan untuk minum kopi, dan sebagainya.

"Paling murah Rp 250 ribu, paling mahal Rp 5 juta. Ada makanan, ada barang pecah belah juga," kata dia.

Wanita yang sudah berjualan dari tahun 1995 ini menyebutkan, permintaan parcel di bulan Ramadhan dan menjelang lebaran memang selalu ramai meskipun ada penurunan karena ada aturan pelarangan pemberian parcel untuk PNS.

"Ya ramai tapi nggak seramai dulu, mulai dari ada larangan pemberian parcel itu," katanya.

(drk/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads