Namun mengejutkan, sanksi ekonomi yang diberikan AS kepada Kalashnikov malah membuat senjata Ak-47 laku keras. Sanksi yang diberikan AS dan sekutunya adalah melarang semua perusahaan di AS dan sekutunya untuk berhubungan dagang dengan Kalashnikov.
"Kami menjual beberapa senjata buatan Kalashnikov Concern, dan itu terjual cepat," ujar Robert Keller, Manajer dari K-Var Corp, sebuah perusahaan distributor senjata online di Las Vegas, seperti dilansir dari CNN, Senin (21/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan Barack Obama memang telah mengeluarkan sanksi kepada sejumlah perusahaan Rusia, karena kasus Crimea dan juga pergerakan pasukan separatis di Ukraina.
Menurut Departemen Keuangan AS, Kalashnikov dilarang menjual semua jenis senjatanya ke AS. Namun dalam pernyataan di situsnya, Departemen Keuangan AS masih membolehkan warganya memiliki, membeli, dan menjual senjata.
Keller mengatakan, dia berencana untuk mengambil senjata buatan Kalashnikov dari sejumlah distributor senjata di AS. Keller juga masih menjual sejumlah senjata yang mirip dengan AK-47, seperti SAM7 buatan Bulgaria.
(dnl/ang)











































