Ketua Umum Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Fatchur Rochman menyebutkan, pertama kali di tahun 1990, tol Jakarta Outer Ring Road yang dibangun adalah ruas TMII-Pondok Pinang atau Kampung Rambutan-Pondok Indah.
"Pertama kali yang dibangun seksi S, Kampung Rambutan-Pondok Indah, itu yang pertama kali yang dibangun," kata Fatchur kepada detikFinance, Senin (21/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian pembangunan tol kembali dilakukan saat situasi krisis sudah mulai membaik, dan investor kembali bergairah, yaitu di tahun 2004.
"2004 itu dibangun lagi, mulai menggeliat," katanya.
Setelah menunggu dan dicanangkan cukup lama, hari ini, salah satu ruas tol JORR yaitu W2 Utara (Kebon Jeruk-Ciledug) diresmikan dan akan beroperasi penuh. Tol sepanjang 7,6 km ini merupakan tol missing link di kawasan barat.
Adapun Jaringan JORR I yang panjangnya mencapai 63 km antaralain tol W1 Penjaringan - Kembangan, JORR W2 Seksi 4 Kembangan - Joglo, JORR W2 Seksi 3 Joglo - Ulujami, JORR W2 Seksi 2 Ulujami - Veteran, JORR W2 Seksi 1 Veteran - Pondok Pinang, JORR S Pondok Pinang - TMII, JORR E1 Seksi 1 TMII - Ceger, JORR E1 Seksi 2 Ceger - Hankam, JORR E1 Seksi 3 Hankam - Jatiasih, JORR E1 Seksi 4 Jatiasih - Cikunir, JORR E2 Cikunir - Cakung, JORR E3 Cakung - Cilincing, JORR N Cilincing - Tanjung-Priok.
(zul/hen)











































