Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Lebih Mahal, Ini Alasan Mendag Lutfi

Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Lebih Mahal, Ini Alasan Mendag Lutfi

- detikFinance
Senin, 21 Jul 2014 13:40 WIB
Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Lebih Mahal, Ini Alasan Mendag Lutfi
Jakarta - Hari ini, Menteri Perdagangan M Lutfi melakukan pemantauan ke 3 tempat berbeda untuk melihat perkembangan harga kebutuhan pokok. Pagi tadi, Lutfi beserta beberapa menteri ekonomi mengunjungi Pasar Klender, Jakarta Timur dilanjutkan dengan mengunjungi pasar swalayan Tip Top di Rawamangun dan Carrefour di Cempaka Putih.

Setelah mengunjungi ketiga pasar tersebut, Lutfi menemukan harga daging sapi di Pasar Klender lebih mahal dibandingkan pasar swalayan. Harga jual rata-rata daging sapi di Pasar Klender Rp 90.000-95.000 per kg. Sedangkan di pasar swalayan Tip Top Rp 87.000 per kg dan Carrefour Rp 82.900 per kg. Apa alasannya?

"Memang ada banyak alasan. Pertama karena ketakutan pedagang menghadapi Lebaran," kata Lutfi saat ditemui di Carrefour Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (21/07/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Lutfi ketakutan para pedagang lebih disebabkan karena pasokan sapi yang terbatas. Dengan biaya pemotongan yang cukup besar, pedagang akhirnya memilih menjual daging sapi lebih tinggi.

"Pedagang takut barangnya tidak ada. Jadi supply-nya tidak cukup, mereka takut tidak bisa menjual harga sesuai modal yang mereka keluarkan," tuturnya.

Sedangkan alasan kedua adalah perhitungan komposisi bagian sapi yang dijual. Ketika Ramadhan dan menjelang Idul Fitri seperti saat ini, permintaan yang cukup besar adalah untuk daging sapi. Sedangkan oval atau jeroan sapi kurang laku. Padahal bagian oval juga termasuk dalam perhitungan ongkos potong satu ekor sapi.

"Kedua adalah ketika mereka memotong, ada bagian yang dinamakan oval dan jeroan. Ini kan permintaannya kurang padahal dihitung ongkos. Ini menyebabkan harga daging sapi di tingkat pasar tradisional lebih tinggi," jelas Lutfi.

(wij/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads