Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan walaupun daging tersebut sudah ada sejak tahun 2013, masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli dan mengkonsumsi daging impor dari Bulog.
"Stok lama itu mampu bertahan sekitar 4 tahun karena itu di-frozen dan sudah disertifikat serta kualitas terjamin," kata Sutarto kepada detikFinance, Selasa (22/07/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daging sapi beku Bulog tetap dijual dengan harga yang cukup ekonomis yaitu Rp 70.000/Kg. Menjelang Lebaran ini, daging Bulog akan dijual terutama di gerai Bulog Mart.
"Stoknya masih cukup dan masih ada untuk isi Lebaran. Harganya rata-rata Rp 70.000/Kg," jelasnya.
Seperti diketahui dari 3.000 ton daging impor yang didatangkan Perum Bulog di tahun 2013, masih ada sisa 280 ton. Sisa stok daging ini digunakan untuk operasi pasar (OP) di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat saat Puasa dan Lebaran 2014.
Sutarto mengakui Bulog kesulitan menjual sisa daging tersebut karena kalah jaringan dari penjual daging lain. Sisa daging impor itu didatangkan Bulog sudah hampir setahun lalu atau pada akhir Juli 2013.
(wij/hen)











































