"Ada 911 orang pemudik, mayoritas ke Jawa Tengah, dengan 20 bis ber-AC, cukup nyaman. Ini pertama kali bagi Jasa Marga," kata Direktur Utama Jasa Marga Adhityawarman saat pemberangkatan 'Mudik Bareng Jasa Marga' di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (24/7/2014).
Menurut orang nomor satu di Jasa Marga ini, layanan mudik gratis ini diberikan untuk para penyapu jalanan di tol, masyarakat yang tinggal di sekitar tol,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adhit mengatakan, alasan Jasa Marga melakukan hal ini adalah ingin membantu keluarga yang kehabisan tiket atau tak bisa pulang kampung. Selain itu perseroan ingin berkontribusi terhadap pengurangan kecelakaan.
"Kasihan yang pakai motor itu dengan anak, keluarga jaraknya jauh. Kita harap angka kecelakaan bisa dikurangi," katanya.
Pemudik yang jumlahnya 900-an orang ini paling banyak pulang kampung ke Yogyakarta, yaitu sekitar lebih dari 300 orang. Selain itu ada yang mudik ke Klaten, Semarang dan daerah lain di Jawa Tengah.
Adhit berpesan, agar setelah lebaran dan kegiatan ini, masyarakat yang bermudik saat kembali ke Jakarta tak membawa orang lebih banyak.
"Pulang ke Jakarta jangan bawa tambahan lagi, karena Jakarta sudah penuh," pesan Adhit.
Untuk arus balik ke Jakarta, Adhit mengaku akan sulit mengkoordinir semua pemudik. "Pulang sendiri-sendiri. Sangat sulit kita mengkoordinir begitu, di mana pun sulit untuk," tutupnya.
(zul/dnl)










































