Heboh Daging Busuk, Ini Tips Membedakan Daging Kadaluwarsa

Heboh Daging Busuk, Ini Tips Membedakan Daging Kadaluwarsa

- detikFinance
Kamis, 24 Jul 2014 12:12 WIB
Heboh Daging Busuk, Ini Tips Membedakan Daging Kadaluwarsa
ilustrasi
Jakarta - Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian meminta masyarakat waspada dan paham cara membedakan antara daging busuk atau kadaluwarsa dan yang masih segar layak konsumsi.

Heboh peredaran daging busuk terjadi baru-baru ini di Shanghai, Tiongkok. Pemerintah setempat menutup pabrik penyedia daging olahan OSI Group karena menjual daging busuk.

Daging yang sudah kadaluarsa ini dijual OSI Group kepada beberapa restoran waralaba terkenal dari Amerika Serikat (AS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Sub Humas Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Arief Cahyono mengungkapkan ada beberapa ciri sederhana yang memperlihatkan perbedaan antara daging busuk dan daging segar.

"Contoh daging ayam, kalau dia sudah busuk maka permukaan kulitnya berwarna kehijauan," kata Arief kepada detikFinance, dikutip Kamis (24/7/2014)

Setelah itu, ciri lainnya adalah warna kulit ayam yang cendrung pucat dengan bau busuk menyengat. Kemudian setelah dipotong, daging ayam yang telah busuk berlendir.

"Ini karena proses kimia yaitu pemecahan lemak dan protein pada daging oleh organisme sehingga akan terjadi jaringan penguraian. Jadi daging ayamnya rusak dan timbul bau yang menyengat serta lengket di bagian daging," tuturnya.

Tidak jauh berbeda, hal yang sama juga ditemukan pada daging sapi. Warna daging sapi yang telah busuk lebih gelap dibandingkan daging sapi segar. Lalu aroma daging sapi juga berubah dan berbeda dari ciri khas bau daging sapi pada umumnya.

"Jadi masyarakat harus tahu ciri-ciri ini bagaimana membedakan daging yang telah busuk dengan daging segar," katanya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads