Usai Presiden Baru Ditetapkan, Investor Tunggu Kabinet dan Program Kerja

Usai Presiden Baru Ditetapkan, Investor Tunggu Kabinet dan Program Kerja

- detikFinance
Kamis, 24 Jul 2014 13:18 WIB
Usai Presiden Baru Ditetapkan, Investor Tunggu Kabinet dan Program Kerja
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Kabar ini belum cukup memberikan angin segar untuk arus investasi langsung atau direct investment.

Kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar menuturkan, lebih lanjut investor ingin melihat adanya kabinet yang kuat dan program kerja yang solid.

"Dari hasil yang sekarang itu baru tahapan awal. Selanjutnya harus direpresentasikan dengan tim yang kuat, program kerja yang solid," ungkap Mahendra di Gedung BKPM, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabinet mendatang, lanjut Mahendra, perlu membantu presiden untuk merealisasikan sejumlah kebutuhan yang sudah mendesak. Antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan produktivitas sumber daya manusia, efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan sebagainya.

Kinerja pemerintah akan sangat diapresiasi jika berbagai program tersebut dapat terealisasi. "Tapi itu kan bukan dalam waktu dekat. Harus dilihat selama 5 tahun mendatang," ujarnya.

Mahendra menyebutkan presiden baru telah memberikan semangat baru bagi Indonesia. "Dengan pemerintahan baru, ada harapan, semangat, dan energi yang baru. Bisa membuat momentum dan peluang yang lebih besar ke depannya," kata Mahendra.

Di sisi lain, investor juga berharap proses pilpres ini berlangsung sesuai aturan yang berlaku. Meskipun kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, menurut Mahendra investor tidak akan khawatir.

"Kalau berjalan sesuai proses, saya rasa semuanya akan aman dan lancar. Termasuk dengan pengajuan ke MK, itu ada dalam proses. Investor saya rasa tetap nyaman," tuturnya.

(mkl/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads