Mantan ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tersebut berharap figur yang menggantikannya sebagai menteri adalah dari kalangan profesional, baik dari partai politik ataupun independen. Yang terpenting baginya, bisa bekerja dengan amanah dan lebih baik lagi.
"Pasti orang yang bisa meneruskan dengan jauh lebih baik. Itu pasti diambil dari profesional, apakah dari parpol atau independen," kata Hidayat ditemui di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (24/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sudah diberi landasan hukum yang kuat. Semua kebutuhan untuk meningkatkan Indonesia menjadi negara industri yang tangguh itu sudah ada di UU Perindustrian. RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) sudah disiapkan, paling tidak itu masterplan sudah terjamin," papar Hidayat.
Hidayat mengatakan, kepemimpinannya selama 5 tahun pun meninggalkan sumber daya manusia yang kuat, mumpuni, dan terpilih.
"Tinggal dia menjalankan. Saya meninggalkan eselon satu, dua, dan tiga kami melakukan pemilihan, dalam rangka menata birokrasi dengan orang yang kami pilih," tegasnya.
(zul/hds)











































