Menkeu Sambut Baik Niat Jerman Hapus Utang RI
Kamis, 30 Des 2004 16:04 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia menyambut baik keinginan Jerman menghapuskan utang Indonesia dalam forum CGI pada Januari 2005 mendatang. Rencananya, dalam forum itu pemerintah akan mengupayakan keringanan utang. "Apapun juga kita akan terima. Tapi untuk yang Jerman itu masih samar-samar, belum ada kejelasan," kata Menkeu Jusuf Anwar di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (30/12/2004).Menurut Menkeu, pemerintah akan melakukan berbagai langkah untuk mendapatkan keringanan termasuk kemungkinan adanya alokasi bantuan dari negara atau lembaga anggota CGI untuk penanganan bencana alam di Aceh. "Saya masih akan melihat dan akan mendorong kepada negara-negara anggota CGI maupun lembaga multilateral untuk bisa membantu memecahkan masalah itu," katanya.Sebelumnya Kanselir Jerman Gerhard Schroeder menyatakan keinginan negaranya untuk melakukan moratorium atau penghapusan utang negara-negara yang terkena sampak Tsunami di Asia seperti Indonesia dan Somalia dalam pertamuan Paris Club Januari mendatang. Namun Schroeder mengaku hingga saat ini belum berbicara dengan negara anggota Paris Club lainnya terkait rencana ini. Schroeder juga mengumumkan Jerman akan memberikan bantuan untuk bencana Tsunami ini hingga US$ 27,25 juta. Menurut catatan Bank Dunia, dari negara-negara yang terkena dampak Tsunami, tercatat Indonesia memiliki jumlah utang yang besar yakni sekitar US$ 130,8 miliar. Sementara negara-negara lain yang terkena dampak adalah bukan anggota Paris Club seperti India dengan utang US$ 82,9 miliar, Thailand dengan utang US$ 59,2 miliar, Malaysia US$ 48,3 miliar, Somalia US$ 2,5 miliar.
(qom/)











































