Lebaran Usai, Harga Sayur Masih Tinggi

Lebaran Usai, Harga Sayur Masih Tinggi

- detikFinance
Senin, 04 Agu 2014 11:05 WIB
Lebaran Usai, Harga Sayur Masih Tinggi
Jakarta - Setelah libur panjang perayaan hari raya Idul Fitri, harga sejumlah kebutuhan pokok masih terpantau tinggi. Harga sejumlah sayur-mayur terpantau masih naik meski permintaan sudah turun seiring selesainya perayaan Idul Fitri.

"Timun biasanya modal Rp 2.500-3.000 per kg, sekarang modal sampai Rp 9.000 per kg. Harga di ecerannya bisa Rp 12.000 per kg," kata Samsul, pedagang sayur di Pasar Blok A, Jakarta Selatan, kepada detikFinance, Senin (4/8/2014).

Komoditas sayur-mayur yang harganya juga masih cukup tinggi antara lain cabai rawit merah dan rawit hijau. "Rawit merah sudah turun, tapi masih tinggi. Harga dari Rp 15.000 per kg, sempat Rp 40.000, sekarang sudah Rp 25.000 per kg. Rawit hijau juga masih tinggi, dari Rp 8.000 sekarang Rp 18.000 per kg," terang Samsul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Samsul, penyebab masih tingginya harga bukan lagi karena kenaikan permintaan konsumen. Kali ini, penyebabnya adalah pasokan yang terbilang seret.

"Dari sana (petani) masih kosong, jadi barang di sini (pasar) juga sedikit. Makanya harganya tinggi," tuturnya.

(hds/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads