Lahan Belum 100% Dibebaskan, Proyek Tol Tanjung Priok Molor

Lahan Belum 100% Dibebaskan, Proyek Tol Tanjung Priok Molor

- detikFinance
Senin, 04 Agu 2014 13:51 WIB
Lahan Belum 100% Dibebaskan, Proyek Tol Tanjung Priok Molor
Jakarta - Jalan tol akses pelabuhan Tanjung Priok sampai saat ini belum juga rampung. Padahal jika selesai, tol ini akan mengurangi tingkat kepadatan di Tanjung Priok.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan, masih ada lahan yang belum dibebaskan di dua titik, yaitu di Kalibaru dan Simpang Jampea.

"Ada masalah di Kalibaru sama Simpang Jampea, ada perkembangan kalau di simpang Jampea kan ada masalah notaris, sekarang sudah konsinyasi. Kalau Kalibaru sekarang tambah terus yang mau dibayar, tapi belum mau semua," kata Djoko ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Senin (4/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, lanjut Djoko, Pemerintah Provinsi DKI menjanjikan proses pembebasan lahan bisa selesai Juni 2014 kemarin, sehingga di pertengahan 2015 tol ini bisa beroperasi.

"Pak Jokowi sampai akhir Juni ini selesai, kalau Juni 2014 maka 2015 bisa rampung. Ada di NS sama E2A, itu masih bolong-bolong," tambahnya.

Djoko tidak bisa memastikan kapan tol tersebut bisa beroperasi jika tanah belum selesai dibebaskan. "Belum tahu karena tanahnya belum," katanya.

Namun menurutnya, jika beroperasi, tak hanya mengurangi kemacetan, jaringan tol Jakarta Outer Ring Road I akan tersambung seluruhnya.

"Kalau itu selesai, JORR oke," tutupnya.

Jalan Akses Tanjung Priok mencakup beberapa seksi:

  1. Seksi E-1 Ruas Rorotan – Cilincing sepanjang 3,4 km
  2. Seksi E-2 Ruas Cilincing – Jampea sepanjang 2,74 km
  3. Seksi E-2A Ruas Cilincing – Simpang Jampea sepanjang 1,92 km
  4. Seksi W1 Ruas Martadinata sepanjang 2,36 km
  5. Seksi W2 Ruas Ancol (Junction Tol Pelabuhan) – Martadinata sepanjang 2,91 km
  6. Seksi NS Ruas Kebon Bawang – Pelabuhan sepanjang 2,24 km
(zul/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads