Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan, masih ada lahan yang belum dibebaskan di dua titik, yaitu di Kalibaru dan Simpang Jampea.
"Ada masalah di Kalibaru sama Simpang Jampea, ada perkembangan kalau di simpang Jampea kan ada masalah notaris, sekarang sudah konsinyasi. Kalau Kalibaru sekarang tambah terus yang mau dibayar, tapi belum mau semua," kata Djoko ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Senin (4/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Jokowi sampai akhir Juni ini selesai, kalau Juni 2014 maka 2015 bisa rampung. Ada di NS sama E2A, itu masih bolong-bolong," tambahnya.
Djoko tidak bisa memastikan kapan tol tersebut bisa beroperasi jika tanah belum selesai dibebaskan. "Belum tahu karena tanahnya belum," katanya.
Namun menurutnya, jika beroperasi, tak hanya mengurangi kemacetan, jaringan tol Jakarta Outer Ring Road I akan tersambung seluruhnya.
"Kalau itu selesai, JORR oke," tutupnya.
Jalan Akses Tanjung Priok mencakup beberapa seksi:
- Seksi E-1 Ruas Rorotan – Cilincing sepanjang 3,4 km
- Seksi E-2 Ruas Cilincing – Jampea sepanjang 2,74 km
- Seksi E-2A Ruas Cilincing – Simpang Jampea sepanjang 1,92 km
- Seksi W1 Ruas Martadinata sepanjang 2,36 km
- Seksi W2 Ruas Ancol (Junction Tol Pelabuhan) – Martadinata sepanjang 2,91 km
- Seksi NS Ruas Kebon Bawang – Pelabuhan sepanjang 2,24 km











































