"Inflasi sesuai target di bawah 1%. Ini hal yang baik karena kita bisa mengontrol inflasi walaupun berada pada puncaknya, yaitu Ramadan dan Lebaran," kata CT, sapaan Chairul Tanjung, saat ditemui usai acara halal bihalal di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (4/8/2014).
Menurut CT, ada beberapa faktor yang menyebabkan inflasi Juli terkendali. Pertama adalah kebijakan uang ketat oleh Bank Indonesia (BI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor kedua, lanjut CT, adalah harga pangan yang stabil. "Supply memadai, berikut kita juga mengontrol rantai distribusi dengan baik. Maka terjadi stabilisasi harga pangan disebabkan koordinasi antara Kementan dan Kemendag relatif berjalan cukup baik," tuturnya.
Ketiga, tambah CT, adalah pedagang tidak mengambil kesempatan dengan menaikkan harga terlalu tinggi. "Pedagang tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan," ujarnya.
Saat puncak inflasi bisa dilalui dengan baik, CT berharap laju inflasi pada bulan-bulan ke depan bisa lebih terkendali. "Dengan inflasi 0,93% pada Juli diharapkan inflasi Agustus dan September bisa terkendali," ujarnya.
(hds/ang)











































