Dalam wawancaranya dengan The Economist, Obama mengaku sedang berusahaa menyeimbangkan pendapatan di antara masyarakat Negeri Paman Sam.
"Silakan saja tinggal di rumah mewah dan bepergian dengan jet pribadi. Saya tidak terlalu memikirkan gaya hidup Anda," katanya merujuk kepada orang-orang kaya di AS seperti dikutip CNN, Selasa (5/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gaji dan honor yang mereka terima stagnan. Sudah stagnan hampir dalam dua puluh tahun terakhir," ujarnya.
Obama memulai karirnya sebagai orang nomor satu di AS pada masa krisis keuangan yang cukup parah setelah masa Great Depression. Namun ia meyakinkan rakyatnya bahwa sudah banyak perubahan yang dialami AS sejak masa itu.
"Kebijakan yang kami keluarkan mampu membuat pasar modal cetak rekor baru, perusahaan cetak rekor laba, selama 52 bulan ada pertumbuhan jumlah tenaga kerja, 10 juta lapangan pekerjaan baru... sektor energi yang sedang menanjak... sektor perumahan yang harganya mulai naik lagi... bisa dibilang kita sudah mengurus ekonomi AS dengan cukup baik," ujarnya.
Upaya lain Obama dalam mengupayakan kesetaraan taraf hidup adalah dengan melakukan reformasi di sektor kesehatan melalui Obamacare. Menurutnya hal ini bisa lebih mudah dilakukan jika para politisi di Washington bisa menyepakati rencana ini dengan segera.
(ang/dnl)











































