Thailand Tegaskan Tak Perlu Keringanan Utang Akibat Tsunami

Thailand Tegaskan Tak Perlu Keringanan Utang Akibat Tsunami

- detikFinance
Jumat, 31 Des 2004 13:26 WIB
Jakarta - Thailand menegaskan tidak memerlukan keringanan utang meskipun negara ini menjadi salah satu korban bencana Tsunami di Asia. Thailand mengaku perekonomiannya masih cukup kuat untuk mangatasi bencana yang dahsyat tersebut.Demikian pernyataan dari Kepala Bagian Manajemen Utang Publik Departemen Keuangan Thailang Pannee Sathavarodom seperti dilansir Reuters, Jumat (31/12/2004). Pernyataan Sathavarodom ini dikeluarkan sehubungan dengan pernyataan sejumlah negara seperti Jerman, AS dan Perancis yang akan melobi Paris Club untuk memberikan keringanan utang kepada negara-negara yang terkena dampak Tsunami di Asia. "Sektor keuangan kami masih cukup kuat dan bank komersial di Thailand telah bersiap-siap untuk memberikan pinjaman baru kepada para pebisnis yang terkena Tsunami. Dengan posisi kami, saya tidak melihat perlunya untuk masuk dalam program moratorium. Kami tidak terpangaruh sedemikian jauh sehingga kehabisan dana untuk untuk bisa membayar kembali utang kami." tegas Sathavarodom. Analis sendiri memperkirakan, bencana Tsunami akan memukul industri turisme Thailand yang merupakan 6 persen dari aktivitas ekonominya. Thailand memiliki utang sekitar US$ 8,6 miliar kepada negara-negara yang tergabung dalam Paris Club dimana sebanyak US$ 8,2 miliarnya dari Jepang. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads