Hal ini diakui Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan Widodo. Menurut Widodo, dari kasus temuan daging celeng di Pasar Anyar, Tangerang, Banten pihaknya kesulitan mencari tersangka utama.
"Perkembangan terakhir si pengecer ini dimintai keterangan. Dia itu pedagang kecil katanya dia itu tidak tahu kalau itu daging celeng. Tentu sulit bagi kita temukan pelaku utama," kata Widodo kepada detikFinance, Jumat (7/08/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lokalisir di Tangerang, ditangani oleh Dinas Pertanian dan Perdagangan kota Tangerang kemudian polisi setempat. Sekarang ini sedang dicari sumbernya itu dari mana," imbuhnya.
Sementara itu, Widodo mengungkapkan, sejak lebaran usai hingga sekarang belum ditemukan lagi penangkapan penyelundupan daging celeng dari Pulau Sumatera.
"Jadi sekarang kita justru koordinasi Barantan (Badan Karantina Pertanian) tidak ditemukan lagi, setelah lebaran ini," ujarnya.
(wij/dnl)











































