Ini Pesan Menristek untuk Presiden Baru

Ini Pesan Menristek untuk Presiden Baru

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2014 11:40 WIB
Ini Pesan Menristek untuk Presiden Baru
Gusti Muhammad Hatta, Menteri Riset dan Teknologi
Jakarta - Pada 20 Oktober mendatang, Indonesia resmi akan memiliki presiden baru. Gusti Muhammad Hatta, Menteri Riset dan Teknologi, punya pesan khusus bagi presiden berikutnya. Apa itu?

"Presiden selanjutnya harus terus komitmen untuk memajukan iptek yang menjadi penggerak roda perekonomian nasional," ucap Gusti dalam pidatonya pada acara Musyawarah Perencanaan Nasional (Musrenas) Iptek 2014 di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Menurut Gusti, iptek tidak bisa dikesampingkan dari proses pembangunan nasional. Bahkan pengembangan iptek sudah diamanatkan dalam UUD 1945.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iptek ini memang tidak bisa dipisahkan. Iptek juga sudah menjadi amanat amandemen keempat UUD 1945 yang menyebut pemerintah wajib memajukan iptek. Tantangan kita adalah bagaimana meningkatkan iptek untuk ke depannya," paparnya.

Gusti menambahkan, sudah banyak putra-putri Indonesia yang berprestasi di bidang iptek. Namun sayang, kerap kali karya-karya mereka kurang dioptimalkan.

"Setiap tahunnya, banyak karya-karya ilmiah anak bangsa yang dihasilkan. Sayangnya ini kurang bisa dimanfaatkan, apa lagi dikembangkan. Ke depan pemerintah harus lebih tinggi keberpihakannya. Karya iptek anak bangsa harus bisa diproduksi secara massal, serta harus bisa dimanfaatkan dan dikembangkan," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menuturkan hal senada. Menurut Dahlan pemerintah harus berperan aktif dalam menyerap karya-karya anak bangsa. Untuk itu, dirinya memerintahkan BUMN dapat menyerap karya iptek anak bangsa.

(hds/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads