Kepala Balai Besar Jalan Nasional Wilayah VI Kementerian Pekerjaan Umum, Deded P Sjamsuddin mengungkapkan, proyek ini sudah dimulai sejak tahun 2012. Saat itu telah dilakukan studi kelayakan, dan studi aspek lingkungan dan rampung pada 2013.
"Selanjutnya pembebasan lahan dan perencanaan teknis yang diharapkan selesai bulan depan," kata Deded dalam pencanangan pembangunan underpass Simpang Mandai, di Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (12/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan menghabiskan 20-22 bulan (masa konstruksi)," katanya.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) melakukan pemencetan tombol tanda pencanangan jalan bawah tanah ini. CT didampingi Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.
Terowongan ini memiliki panjang 120 meter dengaan lebar 2x9 meter. Total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun senilai Rp 256,6 miliar. Jalan ini akan menghubungkan Makassar dengan Maros yang kerap dipadati kendaraan.
(zul/hen)











































