"Jalan tol ini menampung lalu lintas dari dalam Pelabuhan Tanjung Priok ke luar akan dijamin bebas macet. Saya jamin dengan dua kali kapasitas jalan tol yang dikembangkan saya jamin bebas macet," tegas Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Nurhadi saat ditemui detikFinance di Kantor Walikota, Jakarta Utara, Selasa sore (12/08/2014).
Bambang menuturkan kapasitas jalan jika tol akses Tanjung Priok selesai meningkat menjadi 2 kali lipat terhadap jalan arteri yang sudah ada. Kapasitas per lajur pada saat jam puncak 1.500 kendaraan per jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau per lajur nanti 1.500 kendaraan per jam kalau ada 3 jalur nanti tinggal dikalikan saja. Itu bagian atas dan bagian bawah masing-masing 3 lajur," imbuhnya.
Selain mengurangi macet, ia juga menjamin tingkat kecelakaan di jalur ini akan berkurang signifikan. Nantinya skema operasional jalan tol dan jalan yang sudah ada di tol Priok akan diatur.
"Bukan hanya kemacetan tetapi keamanan pengguna jalan juga akan aman. Selama ini total kepadatan lalu lintas disumbang kendaraan berat dan motor. Nanti jadi motor di bawah, truk yang ada di atas," jelasnya.
(wij/hen)











































