"Keadilan bukan saja diukur dari segi hukum, namun juga dari kemampuan kita untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan merata. Untuk itulah, dalam lima tahun terakhir ini, kita terus mendorong pemerataan pembangunan ke luar Pulau Jawa, sambil tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa-Bali," papar SBY, Jumat (15/8/2014).
Saat ini, lanjut SBY, pemerintah berupaya membangun pusat-pusat perekonomian di luar Jawa. "Kita bangun wilayah-wilayah potensial di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, Kepulauan Nusa Tenggara, dan tentu saja Tanah Papua. Inilah makna sesungguhnya dari pembangunan untuk semua, development for all," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pidato Kenegaraan ini merupakan yang terakhir bagi SBY, setelah menjadi presiden selama dua periode. Dalam pidato kali ini, SBY memaparkan sejumlah pencapaian ekonomi selama 10 tahun terakhir.
(hds/hen)











































