Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, hal ini merupakan salah satu bagian dari langkah strategis reformasi birokrasi.
Dengan adanya penerapan pola ini, menurut Setiawan, dapat mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi bahkan sejak tahap seleksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunaan teknologi berbasis komputer dalam proses penerimaan CPNS ini, tambah Setiawan, juga mendorong efisiensi dan transparansi.
"Semuanya kan jadi tercatat. Dari mulai seleksi, pemberkasan, dan seluruh proses tercatat di komputer. Lebih efisien, karena tidak perlu menyimpan tumpukan berkas-berkas. Lebih transparan juga karena semuanya bisa dipantau," paparnya.
Sebagai informasi, setelah penetapan rincian formasi, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) akan mulai membuka seleksi penerimaan CPNS 2014 pada 20 Agustus.
Pendaftaran CPNS 2014 akan lebih mudah dari sebelumnya karena dilakukan secara online sehingga tidak lagi memerlukan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat dokter, dan surat tanda pencari kerja atau Kartu Kuning.
Setelah pendaftaran secara online sudah dilakukan, pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) menggunakan sistem CAT akan diadakan pada 8 September 2014. Setelah itu akan dilanjutkan dengan Tes Kompetensi Bidang (TKB).
(hds/hds)











































