Ini Harapan dan Pesan SBY Untuk Presiden Baru

Ini Harapan dan Pesan SBY Untuk Presiden Baru

- detikFinance
Jumat, 15 Agu 2014 16:02 WIB
Ini Harapan dan Pesan SBY Untuk Presiden Baru
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 dan Nota Keuangannya. SBY pun memberi pesan kepada pemerintahan baru yang akan menggantikannya.

"Saya kemukakan bahwa tahun 2015 merupakan tahun pertama bagi periode pemerintahan hasil Pemilihan Umum 2014. Kita semua berharap pada tahun 2015, seluruh kebijakan, program, dan kegiatan yang telah terbukti memperbaiki kondisi bangsa kita, dan telah terbukti pula meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat dapat terus dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan," papar SBY di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Sebaliknya, lanjut SBY, program dan kegiatan yang kurang efektif perlu dievaluasi dan diperbaiki. "Saya juga berkeyakinan pemerintahan mendatang juga akan mengembangkan kebijakan dan program-program baru guna merespons perkembangan situasi yang dihadapi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY juga berpesan agar jangan ada lagi pengkotak-kotakkan anggaran dalam jumlah tertentu. "Dalam perencanaan anggaran dan pembangunan pada beberapa tahun terakhir, kita menghadapi tantangan pengkaplingan anggaran belanja untuk bidang-bidang tertentu. Untuk memenuhi amanat penyelenggaraan negara sesuai UUD 1945, saya berharap pihak eksekutif dan legislatif tidak lagi membuat regulasi yang melakukan pengkaplingan alokasi anggaran untuk bidang-bidang tertentu, kecuali yang sudah diamanatkan di UUD 1945," jelasnya.

Agar tidak ada lagi pengkaplingan anggaran, SBY menyebutkan perlu ada harmonisasi. "Langkah yang mungkin dapat dilakukan terkait pengkaplingan tersebut adalah harmonisasi peraturan perundangan, terutama yang terkait dengan aturan penganggaran. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi terbatasnya ruang gerak fiskal dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan," terangnya.

(hds/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads