Ini 7 Kementerian/Lembaga yang Anggarannya Paling Gemuk di 2015

Ini 7 Kementerian/Lembaga yang Anggarannya Paling Gemuk di 2015

- detikFinance
Jumat, 15 Agu 2014 16:22 WIB
Ini 7 Kementerian/Lembaga yang Anggarannya Paling Gemuk di 2015
Foto: Rumgapres
Jakarta - Hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 dan Nota Keuangannya. Dalam pidato tersebut, disebutkan sejumlah kementerian/lembaga yang bakal mendapatkan anggaran besar untuk tahun depan.

"Pada RAPBN Tahun 2015 direncanakan terdapat tujuh Kementerian Negara dan Lembaga yang akan mendapat alokasi anggaran yang cukup besar di atas Rp 40 triliun. Ketujuh Kementerian Negara dan Lembaga itu adalah Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Perhubungan," ungkap SBY di Gedung DPR/MPR/DPD, Jumat (15/8/2014).

Kemendikbud akan mendapatkan anggaran Rp 67,2 triliun. Kemudian Kementerian Agama sebesar Rp 50,5 triliun. Anggaran ini akan diprioritaskan untuk meningkatkan akses, kualitas, relevansi, dan daya saing pendidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian anggaran Kemenkes direncanakan Rp 47,4 triliun. Diprioritaskan untuk peningkatan akses dan kualitas kesehatan, antara lain berupa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas di daerah perbatasan, dan pulau-pulau kecil terluar, sehingga memenuhi standar pelayanan Kesehatan Primer sebanyak 70 puskesmas, pemberian bantuan operasional kesehatan sebanyak 9.715 Puskesmas, penyaluran anggaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terkait BPJS kesehatan, serta peningkatan persentase jumlah bayi usia 0-11 bulan yang memperoleh imunisasi dasar lengkap sebesar 91 persen.

"Dengan berbagai program dan kegiatan tersebut, diharapkan akses dan kualitas kesehatan masyarakat akan semakin meningkat di seluruh pelosok Tanah Air," tutur SBY.

Sementara Kemenhan akan mendapat anggaran Rp 95 triliun. Alokasi dana ini antara lain digunakan untuk melanjutkan pemenuhan kekuatan dasar yang diperlukan (Minimum Essential Forces/MEF), meningkatkan upaya pemeliharaan dan perawatan melalui peningkatan peran industri pertahanan dalam negeri, baik produksi Alutsista maupun pemeliharaannya.

"Anggaran untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia juga menjadi prioritas yaitu sebesar Rp 47,2 triliun. Alokasi anggaran Polri yang terus meningkat diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. Selain itu, pemerintah memandang perlu untuk mempertahankan rasio polisi dengan jumlah penduduk sebesar 1 berbanding 582, yang dilaksanakan dengan menambah jumlah personil Polri," jelas SBY.

Lalu Kemen PU direncanakan akan mendapat anggaran Rp 74,2 triliun dan Kemenhub sebesar Rp 44,6 triliun. "Dengan adanya pengembangan infrastruktur sebagai faktor utama, diharapkan biaya logistik akan menurun dari 25,2% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) pada tahun 2013 menjadi 23,6% dari PDB pada tahun 2015," kata SBY.

Di samping konektivitas nasional, tambah SBY, Kemen PU juga mengemban tugas pembangunan infrastruktur irigasi dan waduk dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan air bersih serta pembangunan sarana dan prasarana pengaman pantai sepanjang sekitar 22 kilometer.

"Sementara itu, pada tahun 2015 mendatang, melalui Kemenhub direncanakan akan dibangun 5 bandar udara baru dan mengembangkan serta merehabilitasi 51 bandar udara," ujar SBY.

(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads