Merpati dan Kertas Leces, PR Dahlan Yang Belum Tuntas

Merpati dan Kertas Leces, PR Dahlan Yang Belum Tuntas

- detikFinance
Minggu, 17 Agu 2014 14:55 WIB
Merpati dan Kertas Leces, PR Dahlan Yang Belum Tuntas
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku masih memiliki pekerjaan rumah yang belum tuntas. Setidaknya ada dua perusahaan pelat merah yakni yakni PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) dan PT Kertas Leces (Persero) yang masih belum pulih dari kesulitan keuangan.

"Yang belum selesai ada Leces dan Merpati," kata Dahlan usai apel peringatan 69 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia di Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu (17/8/2014).

Terkait Merpati, Dahlan menegaskan tidak bisa diselesaikan dengan jalan suntikan modal alias Penyertaan Modal Negara (PMN). Pasalnya, maskapai ini telah disuntik dana segar berkali-kali namun tidak kunjung membaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak mau saya, mau dikasih uang berapa? Nggak ada artinya. Tanggungannya Rp 15 triliun mau dikasih PMN berapa? Habis uang negara," tegasnya.

Meski masih ada pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, namun beberapa BUMN bisa pulih dari kesulitan keuangan.

"Yang bangkit ada PTDI, Perikanan Indonesia, Perikanan Nusantara, PPD, Damri, Jasindo, ReIndo, Jiwasraya, Djakarta Lloyd yang lebih kecil, terus DKB," ujarnya.

Selain BUMN yang kembali bangkit, Dahlan menyinggung BUMN raksasa yang memiliki kinerja cemerlang. BUMN tersebut antara lain PT Pertamina (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), sampai PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

"Misalnya kelas besar yaitu Pertamina, Semen Indonesia, Pupuk Indonesia, Telkom, BRI, Mandiri, KAI, AP I , PTPN III, Pelindo II. Terus kelas lebih kecil ada Dahana," sebutnya.

(feb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads