Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan masih banyak masalah yang belum bisa dipecahkan. Karena masalahnya sangat teknis, Jokowi meminta Jakarta Monorail menyediakan laporan secara detil.
"Stasiun letaknya di mana? Kalau letaknya di lokasi itu misalnya, tiangnya memakan lahan siapa? Lahan publik,β trotoar atau lahan orang lain? Memungkinkan tidak? Desain-desain itu yang masih kita pertanyakan," kata Jokowi ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (20/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski monorel ini akan dibangun melayang, namun tetap saja kaki relnya akan menapak di tanah. Sehingga, kata Jokowi, harus dipikirkan pembebasan lahannya.
"Kan tetap di atas masak kakinya melayang sendiri, itu yang belum. Kalau kakinya ditaruh di trotoar nanti trotoarnya buntet sama tiangnya, makanya saya tanyakan. Karena itu kan lahan publik, misalnya make trotoar tiangnya, kamu mau pas jalan di situ nabrak tiang," ujar Jokowi.
(ang/hds)











































