Negara Pengimpor Minyak di Asia Minta Insentif
Selasa, 04 Jan 2005 11:26 WIB
Jakarta -
Sejumlah menteri di bidang ekonomi Asia akan melakukan pertemuan di India pekan ini. Pertemuan iu untuk mengembangkan kerjasama dengan negara produsen minyak dan membahas mengenai proyek eksplorasi energi masa depan.Pertemuan tersebut terkait dengan terus meningkatnya harga minyak mentah yang dirasakan oleh negara Asia pengimpor minyak sebagai bentuk ketidakadilan. Tingginya harga minyak sangat menyulitkan negara-negara pengimpor.Rencananya pertemuan tersebut akan dihadiri oleh menteri-menteri dari negara pengimpor minyak seperti Jepang, Cina, Korea Selatan dan India. Sedangkan dari negara pengekspor akan hadir antara lain, Arab Saudi, Iran, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Oman, Indonesia dan Malayasia.Seperti yang dikutip Dow Jones, isu yang berkembang dalam pertemuan itu adalah soal keamanan ketersediaan dan investasi di sektor energi. Melonjaknya harga minyak dan makin meningkatnya volume ekspor membuat negara pengimpor untuk berupaya meminta insentif kepada negara pengekspor minyak di Asia. Sejumlah menteri di Asia sudah memastikan diri untuk hadir dalam pertemuan itu. Salah satunya adalah Menteri Industri Korea Selatan Cho Hwan-eik. Cho seperti yang dikutip, Yonhap akan berada di New Delhi pada Rabu (5/1/2005) hingga Sabtu (8/1/2005). Cho juga berencana akan melakukan pertemuan khusus dengan menteri di bidang ekonomi India dan Arab Saudi. Ketiganya akan membicarakan secara detail mengenai proyek pendirian pabrik yang nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS.
(mar/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































